> | | > Merangkai Flip-Flop pada Papan Rangkai non Solder (Breadboard), sebagai project uji rangkaian Flip-Flop langkah demi langkah

Merangkai Flip-Flop pada Papan Rangkai non Solder (Breadboard), sebagai project uji rangkaian Flip-Flop langkah demi langkah

Melanjutkan posting yang telah terdahulu, kini penulis akan menerapkan dan mempraktekan rangkaian Flip-Flop (lampu kelap-kelip). Simbol dan rangkaian dari Flip-flop telah dijelaskan, walaupun dengan sangat singkat, namun dengan harapan bisa mudah dipahami, karena jika terlalu banyak teori, akhirnya bosan dan kurang bisa penerapannya.


Melihat lagi rangkaian flip-flop di atas, pada posting yang telah lewat, B1 (Baterai) yang nilainya 6 Volt, di sini akan dirubah jadi 3 Volt (2 x baterai ukuran AA).

Dari skema flip-flop diatas, dapat disiapkan komponen-komponennya seperti gambar di bawah ini.

komponen flip-flop


Komponen yang ditunjukkan gambar di atas:
  1. Breadboard SYB-120 (1 pcs)
  2. Kabel Jumper (4 pcs)
  3. Tempat baterai & baterainya 2XAA ( 3 Volt)
  4. Resistor 100 Ohm (2 pcs), 10K Ohm (2 pcs) 1/4 Watt toleransi 5%
  5. Elco (Electrolit Condensator) 100uF/10V (2 pcs)
  6. Led Merah (2 pcs)
  7. Transistor FCS9013, atau C9013 (NPN) (2 pcs)
Untuk mempermudah dalam mempraktekan rangkaian flip-flop, maka di sini akan di bagi dua grup :
  • Grup pertama : D1 (led merah), R1 (10K), R2 (100 Ohm) dan Q1 (Transistor C9013 NPN)
  • Grup kedua : D2 (led merah), R3 (10K), R4 (100 Ohm) dan Q2 (Transistor C9013 NPN)
  • Sedangkan C1 dan C2, dipasang terakhir setelah grup 1 dan grup 2, berjalan dengan normal.


Merangkai Flip-flop langkah demi langkah (Step by step)


Langkah 1 :
Pada langkah pertama ini, memasang D1 (led merah) R2 (Resistor 100 Ohm, warna gelang coklat, hitam, coklat dan emas), dan dijumper ke negatif baterai (-). Penampakan agar lebih jelas, di gambar bawah ini.

step 1

Perhatikan dalam memasang LED, kaki yang lebih panjang adalah polaritas positif (+) dan yang pendek negatif (-). Polaritas Baterai juga diperhatikan positif dan negatifnya jangan sampai terbalik, secara umum warna merah menunjukkan polaritas positif(+) dan warna hitam menunjukkan negatif (-).

step01

Diperjelas lagi dengan gambar di atas adalah penampakan sebenarnya.
Jika sudah selesai merangkai (memasang) komponen Led dan Resistor seperti gambar di atas, ujilah rangkaian sederhana di atas dengan menghubungkan baterainya kabel merah (+) ke baris X, atau yang sejajar dengan kaki LED, dan kabel hitam (-) ke baris Y, atau yang sejajar dengan kaki pin jumper.

Reaksi yang normal, seharusnya led merah menyala, jika tidak menyala, periksa kembali sambungan-sambungan kabel atau kaki-kaki komponen, pastikan semua terhubung dengan sempurna. Jika tetap tidak menyala maka ada kemungkinan, komponen ada yang rusak, bisa Led-nya, resistornya atau baterainya sudah habis, untuk resistor baru, jarang terjadi kerusakan, kemungkinan besar led-nya mati.

Inilah guna langkah pertama, jika langkah pertama tidak normal (led tidak bisa menyala) maka tidak bisa diteruskan. Dan ini jarang terjadi, jika lednya baru, resistornya baru dan baterainya baru. Usahakan semua berjalan normal untuk bisa meneruskan langkah berikutnya.

Mengambil kesimpulan dari langkah pertama, jika led menyala maka bisa disimpulkan secara kasar, baterai bagus, resistor bagus dan Led bagus.

Langkah 2:
Lepas kabel jumper dan memasang Trasistor Q1 (C9013) seperti gambar di bawah.

step 2

Pasang jumper di kaki e (emitor dari Trasistro C9013) dan ke baris Y, lihat gambar di atas. Pada langkah ini, tujuannya untuk mengecek Transistor C9013, berjalan normal atau nggak, dengan posisi b (Basis) tidak terhubung dengan apa-apa, pasang lagi kabel dari baterai seperti gambar di atas. Led merah harusnya tidak menyala, jika menyala, itu artinya transistor bocor atau rusak.

Langkah 3:
Langkah berikutnya memasang resistor R1 (nilai 10K warna gelang coklat, hitam, orange dan emas). Posisi resistor cara pasangnya seperti gambar di bawah

step 3

Dengan kondisi rangkaian seperti di atas, seharusnya Led menyala ketika diberi arus dari baterai. Pada praktek penampakannya sebagai berikut

step03

Hingga langkah ini grup pertama telah sempurna dirakit, dan untuk langkah berikutnya untuk grup kedua, ikuti langkah seperti yang pada grup pertama.

Langkah 4:
Pada langkah ini, adalah perakitan untuk grup yang kedua, biar lebih jelah bisa lihat gambar di bawah

step 4

Grup kedua sama persis dengan grup pertama, langkah untuk menguji led, resistor dan transistor bisa mengikuti langkah pada grup pertama.

step04

Penampakan gambar di atas, merupakan selesainya grup 1 dan grup dua, dengan rangkaian yang sudah agak ramai, jika dihubungkan dengan baterai / catu daya maka kedua led seharusnya menyala terus, kecerahannya sama.

Langkah 5:
Melanjutkan langkah berikutnya, adalah pemasangan C1 dan C2 (Elco 100uF/10V) pada grup 1 dan grup 2, hingga seperti gambar di bawah ini

step 5

Perhatikan cara pemasangan C1 dan C2, karena Elco mempunyai polaritas (+) dan (-), untuk kaki yang panjang adalah polaritas (+).

Langkah 6:
Setelah C1 dan C2 terpasang, selanjutnya pemasangan dua kabel jumper, untuk menghubungkan grup 1 dan grup 2. Penampakannya sebagai berikut

step 6

Penampakkan praktek jadi seperti gambar di bawah

step06

Terhubungnya grup 1 dan grup 2 oleh C1 dan C2, menjadikan rangkaian flip-flop siap dioperasikan dengan diberi catu daya dari baterai.

rangkaian flip-flop dan jadi

Rangkai flip-flop yang terhubung dengan catu daya, Led 1 dan Led 2 menyala secara bergantian, lama (durasi) mati dan nyala-nya dipengaruhi oleh C1, C2, R1 dan R3.

Selesailah merangkai flip-flop step by step, dengan langkah langkah ini, diharapkan bisa mempelajari troubleshooting dari suatu rangkaian atau modul yang lebih kompleks.

Dibuat dengan berbagai software: Firefox, Linux mint, Kicad, Gimp, Fritzing dsb.
Pengambilan gambar dengan kamera sonyericsson K800i, pembuatan posting di Batam, batuaji untuk TAJIRTRONIK.

Kata terkait : Flip-flop, rangkaian flip-flop, cara merangkai, komponen elektronika, kabel jumper, breadboard, praktek merangkai.

Comments:22

  1. saya sudah bat persis seperti diatas tapi kenapa lampunya tidah hidup bergantian melainkan hidup keduanya sekaligus tanpa ada mati, apa yang salah?? mohon pencerahan

    ReplyDelete
  2. Coba cek lagi, jika urutan langkah sama persis diatas, berarti komponen ada yang rusak, bisa elko, transistor atau resistornya, jangan menyerah gan, coba dan coba lagi dengan mengganti komponen dengan komponen yang lain.. semoga berjaya..

    ReplyDelete
  3. cara membuat layout 3D nya itu pakai software apa mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakai fritzing, gratis silahkan download di http://fritzing.org/download/

      Delete
    2. gan itu cara meletakkan led di fritzing seperti gambar diatas gimana caranya biar yg kaki positifnya di atas

      Delete
    3. pakai fasilitas flip dan rotate gan, di toolbar bawah

      Delete
  4. Kalo pemasangannya terbalik apakah pengaruh pada hidup lampunya??? Saya sudah coba tapi hidup lampunya redup dan tidak bisa flip flop, pencerahannya master....

    ReplyDelete
  5. Kalo pemasangannya terbalik apakah pengaruh pada hidup lampunya??? Saya sudah coba tapi hidup lampunya redup dan tidak bisa flip flop, pencerahannya master....

    ReplyDelete
  6. Kalau belum flip-flop, rangkaian masih belum betul gan, silahkan dicek lagi

    ReplyDelete
  7. gan bikin pip plop yang pake ic dong

    ReplyDelete
  8. kenapa resistor yang dipasang ke vcc itu mengakibatkan kegalalan pada flip flop (seharusnya resistornya diletakkan di bawah led nya)?

    ReplyDelete
    Replies
    1. secara sistem arus listrik sama aja .. silahkan di praktekkan lagi .. gambar diatas adalah hasil praktek dan berhasil .. terima kasih komentar dan sarannya ..

      Delete
  9. Komponen apq yg hrs di rubah jika untuk arus pke aki motor 12v

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. kang kalau rangkaian flip flop 1hz gimana, mohon pencerahan nya.

    ReplyDelete
  12. gan, kalau baterai nya diganti yang 9 volt, kapasitornya 1uF / 15V bisa gak?

    ReplyDelete
  13. Kalau baterai 9V, resistor 100 Ohm ganti dengan 330 Ohm.
    Jika kapasitor diganti dengan 1uF/16V akan terlalu cepat kedipannya

    ReplyDelete
  14. kalau satu lampu aja belum sempurna rangkaiannya, atau ada komponen yang rusak, silahkan cek dan teliti lagi ..

    ReplyDelete
  15. Gan numpang tanya yg biasanya bisa ukur transistor..cara menentukan jenis kakinya mba kolektor mba basis nya..guna??..soalnya klo terbalik rangkaian flip flop gkj bisa flip flop

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, nama-nya avr transistor tester, lebih jelasnya masalah data terkait dari trasistor bisa cari datasheet-nya masing-masing.

      Delete

Powered by Blogger.